Skip to content

Lettuce Adalah…..?

Seledri.Com – Lettuce Adalah…..? Lettuce yang dalam bahasa indonesia lebih sering disebut selada atau tanaman yang memiliki bahasa latin Lactuca sativa merupakan tanaman tahunan dari keluarga Asteraceae. Tanaman ini paling sering ditanam sebagai sayuran daun, namun terkadang juga diambil batang dan bijinya.

Lettuce Adalah…..?

Jadi apa itu lettuce ? Lettuce dan dalam artikel ini kita akan lebih sering menyebutnya dengan selada merupakan sayuran berdaun hijau yang biasa digunakan dalam salad, sandwich, dan wraps. Itu milik genus Lactuca dan merupakan anggota keluarga Asteraceae, yang mencakup sayuran lain seperti dandelion dan sawi putih, serta bunga seperti aster dan bunga matahari.

Selada paling sering digunakan untuk salad, meskipun juga terlihat pada jenis makanan lain, seperti sup, sandwich, dan bungkus; bisa juga dipanggang. Selada hadir dalam beberapa varietas berbeda, masing-masing memiliki rasa, tekstur, dan penampilan tersendiri. Beberapa jenis selada yang paling umum meliputi:

  1. Iceberg Lettuce: Varietas ini terkenal dengan daunnya yang renyah, renyah, dan rasa yang lembut. Ini sering digunakan dalam salad dan sebagai topping burger dan sandwich.
  2. Selada Romaine: Selada Romaine memiliki daun kokoh memanjang dengan rasa agak pahit. Ini adalah pilihan umum untuk salad Caesar dan juga digunakan dalam bungkus dan sandwich.
  3. Selada Butterhead: Selada butterhead memiliki daun lembut bertekstur mentega yang sering digunakan dalam salad. Varietas seperti Boston dan Bibb termasuk dalam kategori ini.
  4. Selada Keriting : Daun selada termasuk berbagai jenis berdaun lepas dengan daun yang empuk. Muncul dalam berbagai warna, termasuk hijau dan merah. Daun selada serbaguna dan digunakan dalam salad, sandwich, dan sebagai hiasan.
  5. Selada Bayam: Selada bayam, juga dikenal sebagai bayam, adalah sayuran berdaun hijau lainnya yang sering digunakan dalam salad dan masakan. Rasanya yang khas, sedikit pahit, dan tinggi nutrisi.

Selada dihargai karena kandungan kalorinya yang rendah, kandungan air yang tinggi, dan perannya sebagai bahan dasar salad yang sehat. Seringkali dipadukan dengan berbagai topping, dressing, dan sayuran lainnya untuk menciptakan berbagai macam hidangan lezat dan bergizi.

Lettuce

Salah satu varietasnya, celtuce (selada asparagus), ditanam untuk diambil batangnya, yang dimakan mentah atau dimasak. Selain kegunaan utamanya sebagai tanaman berdaun hijau, tanaman ini juga mempunyai arti keagamaan dan pengobatan selama berabad-abad dikonsumsi manusia.

Eropa dan Amerika Utara awalnya mendominasi pasar selada, namun pada akhir abad ke-20 konsumsi selada telah menyebar ke seluruh dunia. Pada tahun 2021, produksi selada dan sawi putih dunia mencapai 27 juta ton, 53 persen di antaranya berasal dari Tiongkok.

Selada awalnya dibudidayakan oleh orang Mesir kuno, yang mengubahnya dari tanaman yang bijinya digunakan untuk memperoleh minyak menjadi tanaman pangan penting yang dibudidayakan untuk diambil daunnya yang segar dan bijinya yang kaya minyak. Selada menyebar ke Yunani dan Romawi; yang terakhir memberinya nama Lactuca, yang merupakan asal mula selada Inggris. 0

Pada tahun 50 M, banyak jenis yang dijelaskan, dan selada sering muncul dalam tulisan abad pertengahan, termasuk beberapa tanaman herbal. Abad ke-16 hingga ke-18 menyaksikan perkembangan banyak varietas di Eropa, dan pada pertengahan abad ke-18, ditemukan kultivar yang masih dapat ditemukan di taman modern.

Umumnya ditanam sebagai tanaman tahunan yang kuat, selada mudah dibudidayakan, meskipun memerlukan suhu yang relatif rendah agar tidak cepat berbunga. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai kekurangan nutrisi, hama serangga dan mamalia, serta penyakit jamur dan bakteri. L. sativa mudah bersilangan antar spesies dan dengan beberapa spesies lain dalam genus Lactuca.

Meskipun sifat ini dapat menjadi masalah bagi pekebun rumah yang berupaya menyelamatkan benih, para ahli biologi telah menggunakannya untuk memperluas kumpulan gen varietas selada yang dibudidayakan. Selada adalah sumber yang kaya vitamin K dan vitamin A, serta sumber folat dan zat besi yang moderat. Selada yang terkontaminasi seringkali menjadi sumber wabah bakteri, virus, dan parasit pada manusia, termasuk E. coli dan Salmonella.

Artikel Blog Post Lainnya: Menjelajahi Kenikmatan Kuliner Kaya Rasa Steak Flank

Tags: