Skip to content

Perbedaan Kubis Dan Kol

Seledri.Com – Perbedaan Kubis Dan Kol. Masih mencari perbedaan kol dan kubis ? Kubis dan kol sama atau beda ? Apa sih bedanya kubis dan kol ? Kubis adalah tanaman yang seperti apa ? Kol juga sayuran yang bagaimana ?

Belum lagi ada kol ungu, kol putih, kol merah dan mobil kol. Atau jangan-jangan sama aja kali ya ? Hmmm jadi makin bingung. Atau jangan-jangan sama aja kali ya ? Jadi sebenarnya apa sih perbedaan kubis dan kol ?

Perbedaan kubis dan kol

Daripada jadi makin bingung, mari kita bahas pada artikel blog post tentang pertanyaan yang unik dan menarik ini. Nanti ketemu deh apa sih sebenarnya perbedaan kubis dan kol itu?

Agar tidak menebak-nebak tentang perbedaan kedua jenis sayuran tersebut, sebaiknya mari sama-sama kita pahami dulu apa sih sebenarnya dari masing-masing kedua tanaman tersebut.

Jangan-jangan kita hanya terkecoh tentang penamaan atau penyebutan namanya saja dalam bahasa indonesia. Maklum banyak istilah dalam bahasa indonesia sebenarnya berasal dari bahasa-bahasa lain. Misalnya dari bahasa belanda.

Karena ternyata banyak istilah dari negara lain tersebut, ketika di ucapkan oleh orang indonesia sudah kepeleset penyebutannya. Mungkinkah kalau kata kubis adalah karena beda penyebutan antara orang indonesia dengan orang bule sana yang menyebutnya dengan cabbage [kabej]. Kabej menjadi kubis ?

Kayaknya masih jauh deh… So, mari sama-sama kita mulai membahas arti dari namanya masing masing.

Kubis

Yang pertama adalah kubis. Mungkinkah kalau sayuran yang disebut dengan kubis adalah karena beda penyebutan antara orang indonesia dengan orang bule sana. Kita tau bahwa bahasa inggris tanaman kubis adalah cabbage.

Cabbage atau jika di ucapkan adalah antara lain: ˈkabij, kabej, ‘kabejs atau kabes. Karena kepeleset jauh orang indonesia menyebutnya kubis. Aah…… Sepertinya terlalu jauh antara ˈkabij, kabej, ‘kabejs atau kabes dengan kubis, karena huruf a berubah menjadi u.

Selanjutnya kita selidiki lebih jauh dengan menggunakan mesin pencari yang paling populer (google search) dan masukan pencarian dengan keyword “kubis”. Kita amati apa hasil di halaman pencarian Google.

Lalu masukan lagi dengan keyword “cabbage”. Amati lagi apa hasilnya di halaman pencarian Google. Upps…. Ternyata hasil pencariannya menghasilkan untuk hasil yang sama.

Kata kubis di website KBBI

Kata “kubis” juga terdaftar di website resmi kbbi kemendikbud. Hasil penelusuran di KBBI untuk kata kubis adalah “sayuran berdaun besar, bundar mencekung, duduk padat menggerombol, bulat membongkol seperti bola, putih, putih kehijauan atau kemerahan”.

Jadi, mungkinkah bahwa kubis adalah penyebutan dalam bahasa indonesia untuk cabbage (kabejs) hingga akhirnya menjadi kubis ?

Kol

Setelah menyelidiki secukupnya tentang kubis, sekarang mari kita selidiki kata “kol”. Dari mana sih kata kol itu berasal? Kenapa juga orang indonesia harus menyebut dua kata berbeda jika tanaman tersebut adalah sama. Jika sudah ada kubis kenapa juga masih ada istilah kol.

Mengutip dari halaman Wikipedia tentang kubis atau kol, yang bunyinya sebagai berikut:

“Kubis, kol, kobis, atau kobis bulat adalah tanaman dua tahunan hijau atau ungu berdaun, ditanam sebagai tanaman tahunan sayuran untuk kepala padat berdaunnya. Erat kaitannya dengan tanaman cole lainnya, seperti brokoli, kembang kol, dan kubis brussel, itu diturunkan dari B. oleracea var. oleracea, kubis lapangan liar”.

“Kepala kubis umumnya berkisar 05 hingga 4 kilogram (10 hingga 9 pon), dan dapat berwarna hijau, ungu dan putih. Kubis hijau berkepala keras berdaun halus adalah yang paling umum, dengan kubis merah berdaun halus dan kubis savoy berdaun crinkle dari kedua warna terlihat lebih jarang”.

“Kubis adalah sayuran yang berlapis-lapis. Dalam kondisi hari diterangi matahari panjang seperti yang ditemukan di garis lintang utara di musim panas, kubis dapat tumbuh jauh lebih besar. Beberapa rekor dibahas pada akhir bagian sejarah”.

Genus dalam tanaman

Setelah cari info mulai dari kemungkinan kepleset lidah, tanya ke google, dan cari referensi wikipedia, kini kita bahas lebih ilmiah. Jika di analogikan tentang “Genus” dalam tanaman sama artinya dengan marga dalam kehidupan manusia. Genus adalah salah satu bentuk pengelompokan dalam klasifikasi makhluk hidup yang secara hierarki tingkatnya di atas spesies, tetapi lebih rendah daripada familia.

Dan disebutkan di atas bahwa brassica adalah genus tumbuhan, dimana kubis dan sawi adalah anggotanya. Lalu Crops dari genus tersebut juga kadang di sebut dengan cole crops. Jadi tampaknya kata kol adalah penyebutan dalam bahasa indonesia yang merujuk kata cole tersebut.

Kata kol sepertinya lebih banyak di artikan dari kata cold dalam bahasa inggris yang artinya dingin. Apakah maksudnya adalah termasuk tanaman yang di budidaya di daerah dengan cuaca dingin ? Ternyata tidak, karena kata cole adalah variasi dari kata latin yang artinya “stem” atau sejenis batang.

Kata cole berasal dari kata bahasa inggris tengah “col”. Sedangkan pada zaman romawi, orang-orang romawi sudah menyebut tanaman ini dengan “caulis”. Sementara orang yunani menyebutnya dengan sebutan “kaulion”.

Semua kata diatas, baik cole, col, caulis dan caulion memiliki arti yang sama, yaitu stem. Jadi seharusnya kata kol merujuk pada beberapa list beberapa tanaman di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Brokoli
  • Collard
  • Kale
  • Kembang kol
  • Kohlrabi
  • Kubis
  • Kubis Brussel
  • Lobak
  • Mustard
  • Selada air

Apa bahasa belanda untuk tanaman kubis ?

Kita kembali lagi ke soal pencampuran bahasa asing ke indonesia. Karena sejarah bangsa belanda yang lama berada di nusantara, jadi tidak ada salahnya jika kita selidiki lebih lanjut tentang bagaimana orang-orang londo menyebut tanaman kubis. Karena tanaman kubbis ini sudah pasti di budidayakan sejak jaman belanda dulu.

Usut punya usut, ternyata orang-orang belanda menyebut kubis dengan sebutan kool (kol). Jadi, coba bayangkan jika pada masa kolonial dulu, masyarakat membudidayakan dan menjual belikan tanaman ini di bawah pemerintahan belanda. Maka kata kool adalah kata yang pasti di terima dan didengar oleh masyarakat indonesia sehari-hari. Jadi tidak heran jika sekarang orang indonesia menyebutnya dengan sebutan kol.

Kubis dan kol sama atau beda ?

Ini adalah inti dari artikel tentang pertanyaan perbedaan kol dan kubis ini. Dari bahasan-bahasan di atas yang menjelaskan perbedaan kubis dan kol. Maka kami menyimpulkan bahwa kubis dan kol adalah merujuk pada tanaman atau produk sayuran yang sama.

Polling perbedaan kubis dan kol

Mau terima atau tidak, itu terserah anda. Anda mungkin punya pendapat berbeda tentang perbedaan kubis dan kol ? Kirim via komentar di bagian comment artikel ini jika anda punya pendapat yang berbeda. Lihat juga artikel dan blog post menarik lainnya di halaman blog, untuk mencari tahu informasi bisnis dan produk kami sebagai Supplier Bahan Makanan Untuk Bisnis Kuliner bisa anda lihat di halaman informasi. Galeri produk dan foto-foto lihat di halaman galeri.

Shop The Post

Produk lengkap lainnya, lihat halaman katalog toko.

Yang perlu anda ketahui tentang kubis atau kol

Kubis atau kol adalah sayuran berdaun hijau atau ungu yang termasuk dalam keluarga Brassicaceae, yang juga mencakup sayuran seperti brokoli, kembang kol, dan kubis Brussel. Kubis terkenal dengan keserbagunaannya, teksturnya yang renyah, dan rasa yang lembut dan sedikit pedas. Ini adalah sayuran populer di banyak masakan di seluruh dunia dan digunakan dalam berbagai masakan, baik mentah maupun dimasak.

Berikut beberapa fakta dan informasi penting tentang kubis:

Varietas Kubis:

  1. Kubis Hijau: Ini adalah jenis kubis yang paling umum, dengan daun halus berwarna hijau pucat yang membentuk kepala padat.
  2. Kubis Merah: Kubis merah memiliki daun berwarna ungu kemerahan dan sering digunakan untuk salad, selada kol, dan pengawetan.
  3. Kubis Savoy: Kubis savoy memiliki daun berkerut berwarna hijau tua dengan rasa yang lembut. Ini biasanya digunakan dalam masakan Eropa dan bagus untuk isian.
  4. Kubis Napa: Juga dikenal sebagai kubis Cina, kubis Napa memiliki daun lonjong berwarna hijau pucat dengan rasa lebih lembut dan manis. Ini sering digunakan dalam masakan Asia, termasuk kimchi.

Nilai gizi:

Kubis adalah sayuran padat nutrisi dan memberikan beberapa manfaat kesehatan:

  • Rendah Kalori: Kubis sangat rendah kalori, menjadikannya pilihan tepat bagi mereka yang ingin mempertahankan atau menurunkan berat badan.
  • Kaya Vitamin: Ini adalah sumber vitamin yang baik, terutama vitamin C, vitamin K, dan vitamin B6.
  • Serat Makanan: Kubis mengandung serat makanan yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan dapat membantu pengelolaan berat badan.
  • Antioksidan: Kaya akan antioksidan, termasuk antosianin dalam kubis merah, yang memiliki potensi manfaat kesehatan.

Kegunaan Kuliner:

Kubis merupakan bahan serbaguna yang dapat dinikmati dengan berbagai cara:

  1. Mentah: Kubis sering digunakan dalam salad, coleslaw, dan sebagai topping renyah untuk taco dan sandwich.
  2. Dimasak: Kubis bisa ditumis, dikukus, direbus, dipanggang, atau digoreng. Ini digunakan dalam masakan seperti kubis gulung, sup, semur, dan tumis.
  3. Dfermentasi: Kubis adalah bahan utama dalam asinan kubis dan kimchi, keduanya merupakan makanan fermentasi yang dikenal karena manfaat probiotiknya.
  4. Isi: Kubis savoy sering digunakan untuk membuat kubis gulung, daunnya diisi dengan campuran daging giling dan nasi, kemudian dipanggang dengan saus tomat.

Makna Budaya:

Kubis memiliki makna budaya di banyak daerah:

  • Di Irlandia, kubis adalah bahan tradisional dalam hidangan colcannon, campuran kentang tumbuk dan kubis, sering disajikan pada Halloween.
  • Di Jerman, asinan kubis, hidangan kubis yang difermentasi, merupakan makanan pokok dan biasanya dikonsumsi bersama sosis.
  • Dalam masakan Asia, khususnya di Korea, kimchi merupakan hidangan favorit yang dibuat dengan memfermentasi kubis Napa dengan berbagai bumbu.

Penyimpanan:

Kubis dapat disimpan selama beberapa minggu di lemari es. Sebaiknya disimpan dalam kantong plastik atau dibungkus plastik untuk menjaga kesegarannya. Kubis potong harus digunakan dalam beberapa hari.

Kubis tidak hanya merupakan sayuran bergizi tetapi juga merupakan bahan serbaguna yang dapat digunakan dalam berbagai kreasi kuliner. Ketersediaannya, umur simpan yang lama, dan manfaat kesehatannya menjadikannya pilihan populer bagi juru masak rumahan dan koki.

Artikel Blog Post Lainnya: Jenis Jenis Olive Oil Dan Cara Memanfaatkannya Untuk Membuat menu Masakan Sehat

Tags:

Leave a Reply